Thursday, August 2, 2012

Servis Tablet

Tadi siang ambil tablet saya yang diservis karena beberapa hari lalu LCD nya ada beberapa bintik putih seperti stuck pixel dan tombol Home yang tidak berfungsi. Sebenarnya tablet yang saya miliki ini brand nya kurang terkenal, merek lokal yang waktu saya beli dibundling dengan salah satu operator CDMA. Tapi lumayan lah, sekedar untuk baca-baca berita dan email. Jangan dibandingin dengan iPad atau Galaxy Tab ya, tablet saya ini cuma untuk baca-baca saja, tidak pernah dibuat main game Angry Birds atau yang lainnya karena saya juga memang tidak begitu suka main game.

Walaupun materialnya ga sebagus iPad atau Galaxy, tapi tablet ini lumayan berguna. Saya sering menggunakannya kalau untuk mencari jalan baik jalanan di Jakarta atau di luar kota. Kalau jaman dulu, saat bepergian kita harus bawa peta, sekarang cukup menggunakan Google Maps di tablet, mestinya kita tidak akan tersesat Smile with tongue out Walaupun kadang orang mencibir,

“Eh tablet merek apa tuh? Koq baru denger mereknya”

Atau ketika dikasih tau mereknya, mereka langsung garuk-garuk kepala karena seumur-umur baru denger ada merek itu, tapi ah……biarin aja, yang penting saya membeli tablet ini tujuannya memang hanya untuk baca berita dengan browsing dan baca/reply email. Buat saya, membeli barang itu harus sesuai dengan manfaatnya, kalau beli iPad hanya untuk main game, itu sih kasihan iPad nya karena tidak dimaksimalkan semua potensinya.

Oh iya, nih saya kasih tau merek tablet saya, PixTab Smile

Wednesday, August 1, 2012

Pemecatan

Hal paling terberat dalam pekerjaan, adalah ketika bertemu dengan orang yang kurang qualified tapi terlanjur dipekerjakan. Apalagi jika orang tersebut, sulit belajar hal baru. Untungnya, pemecatan hanya bisa dilakukan selama masa probation, atau selama masa kontrak.

Sebenarnya saya tidak tega melakukan pemecatan anak buah sendiri, di satu sisi saya memang tidak puas dengan kinerja dia saat ini, tapi di sisi lain kehadirannya cukup membawa “beban” tersendiri di tim yang saya pimpin di kantor. Ga dikasih kerjaan, dia cuma nganggur aja atau cuma mengerjakan latihan soal, tapi kalau dikasih kerjaan, saya takut kerjaan itu tidak dikerjakan dengan baik sehingga anggota tim yang lain harus memperbaiki pekerjaannya, ini sama aja kerja dua kali, lebih baik di awal saya menunjuk anggota tim yang mampu mengerjakan pekerjaan tersebut sampai selesai.

Kalau dipikir-pikir lagi, ada hal yang lebih menakutkan dibalik pemecatan. Yaitu, bagaimana jika orang yang saya pecat itu nantinya akan menjadi orang besar, yang ternyata kemampuannya jauh melebihi saya, dan saat itu saya baru sadar, saya telah melakukan kesalahan fatal di masa lalu dengan memecat dirinya.

Saya baru merasakan sekarang, ternyata menjadi seorang pemimpin itu sangat butuh ketegasan, kalau semua didasarkan pada rasa kasihan pada anggota tim yang kurang mampu dan terpaksa harus saya eliminasikan, itu sama saja saya tidak adil bagi anggota tim lain yang lebih mampu secara skill. Semoga keputusan yang saya ambil saat ini, adalah keputusan yang tepat.

Sunday, July 15, 2012

A Baby Boy

Sejak sebelum kami menikah, 2-3 tahun lalu, saya dan Liliana punya angan-angan, bahwa kami suatu hari nanti akan mempunyai anak perempuan yang lucu. Liliana punya 3 keponakan perempuan, dan mereka semua memang lucu. Alasan lain kenapa kami ingin punya anak perempuan, karena di keluarga saya, semua saudara saya punya anak pertama perempuan, lalu yang kedua laki-laki, jadi supaya “seragam”, barisan pertama adalah perempuan, saya pun juga ingin anak pertama kami nanti adalah anak perempuan. Nama anak perempuan kami itu nanti adalah Gracia.

Berlebihan? Ya, memang, saat itu kami belum menikah, baru pacaran beberapa bulan dan berandai-andai nanti punya anak perempuan. Kedengarannya memang lucu Open-mouthed smile Married aja belum kok sudah berani berandai-andai punya anak ? Smile with tongue out

Saat ini kami sudah menikah satu setengah tahun, dan ternyata Tuhan memberikan kami kesempatan kedua untuk memiliki anak setelah tahun lalu, Liliana divonis Blighted Ovum (BO) dan harus menjalani operasi kuret. Saya langsung meminta dia untuk berhenti bekerja supaya kesempatan kedua ini sungguh-sungguh kami bisa perjuangkan supaya bisa memiliki anak.

Dan Tuhan mengabulkan keinginan kami. Sampai hari ini, Liliana menjalani minggu ke-18 kehamilannya. Antara senang dan takut bercampur jadi satu. Di satu sisi saya senang kami memiliki kesempatan kedua untuk punya anak, tapi di sisi lain, Liliana adalah penderita diabetes tipe 1 yang dapat menurunkan “penyakit” itu ke anak kami, walaupun saya pernah membaca secara statistik kemungkinannya kecil. Kami pun berspekulasi, apakah anak ini berjenis kelamin laki-laki atau perempuan.

IMG00251-20120714-2010“Anaknya Laki-laki”, kata dokter kandungan kami, dan kami pun tertawa mendengar berita itu. Tuhan memberikan kami seorang anak laki-laki. Terpujilah Tuhan!

Dua-Tiga tahun lalu kami memang ingin anak perempuan, tapi kami yakin, Tuhan tahu apa yang terbaik untuk kami, dan Dia memberikan anak laki-laki. Dan sepulangnya kami dari dokter kandungan itu, sepanjang perjalanan pulang, sampai di tempat tidur, kami terus berdebat soal nama laki-laki yang bagus untuk diberikan kepada anak kami.

“Sebastian?”
”You must refer it to a name of German footballer, Bastian Schweinsteiger……….nope”

“Bruno?”
”It’s like a name of doggie……..nope”

“Robert?” (karena Liliana tergila-gila pada Robert Downey Jr.)
"…..(Liliana tersenyum sebentar)……nope….”

Dan setelah perdebatan alot…….kami akhirnya sepakat satu nama. Tapi dia berpesan, tidak boleh dibocorkan dulu nama ini sampai bayi kami lahir Smile

Saturday, January 21, 2012

Tahun Naga

Konon katanya shio Naga itu adalah yang paling superior di dalam 12 zodiak negeri Cina. Jadi kalau mau punya anak, usahakan anaknya bisa lahir pas dalam kalender shio Naga, malah kalau perlu sebelum tahun Naga itu datang, buat yang sulit punya anak, cepat-cepat pergi ke luar negeri, cari rumah sakit terkenal yang bisa buat bayi tabung atau apapun sehingga saat tahun Naga datang, mereka jadi punya anak.

Ah kalau buat saya sih, itu omong kosong. Coba Anda bayangkan, jika ada seseorang yang memang akhirnya punya anak di tahun naga, dan sebegitu bangganya orang itu mengatakan anak itu pasti akan jadi tokoh besar, bisa membuat keluarganya bangga, dan sebagainya, eh ga taunya 20 tahun sejak anak itu lahir, ia menghamili teman kuliahnya, masih mau mengatakan anak yang lahir di shio Naga itu pembawa keberuntungan?

Kalau ditunjukkan bahwa ketika tahun Naga banyak lahir tokoh-tokoh terkenal, sepertinya saya juga bisa menunjukkan bahwa di tahun selain tahun Naga pun juga banyak tokoh-tokoh terkenal, malah yang hasil karyanya lebih mahakarya dan jauh lebih mengagumkan daripada yang lahir di tahun Naga. Even Steve Jobs bukan bershio Naga.

Daripada percaya dengan omong kosong shio itu, saya lebih memilih untuk percaya dengan si pemilik alam semesta ini, yaitu Tuhan. Manusia boleh berencana tapi tetap Tuhan yang menentukan jalannya. Daripada berlindung pada dua belas shio itu, lebih baik berlindung pada Tuhan. Daripada percaya pada ramalan shio, lebih baik percaya pada Tuhan. Pilihan ada di tangan Anda.

Thursday, January 12, 2012

Transportasi Publik

Hari ini ngerasain lagi berdesak-desakan di TransJakarta setelah terakhir sekitar 3 tahun lalu saat saya masih kerja di daerah Senen. Ah ternyata dalam tiga tahun belakangan ini belum ada kemajuan apa-apa dari layanan transportasi publik yang satu ini, masih gitu-gitu aja, dari mulai jalur busway yang diserobot kendaraan lain sampai armada bus yang semakin tua sehingga jika melewati jalan yang bergelombang, semua penumpang di bus akan heboh.

Sebenarnya naik TransJakarta itu ada enaknya, saya jadi tidak perlu pusing di mana parkir kendaraan, tidak perlu bayar biaya parkir, tidak perlu keluar uang isi untuk isi BBM, dan kayaknya masih banyak lagi benefitnya. Tapi yah namanya juga Jakarta, kota yang sumpek ini uda seperti benang kusut, sulit untuk mengubah mindset penduduknya yang masih suka menggunakan kendaraan pribadi atau motor….ah pejabat pemerintahnya aja belum bisa memberikan contoh untuk menggunakan transportasi publik.

Omong-omong soal jalur busway yang sering diserobot, sebenarnya untuk mencegah kendaraan lain menerobos busway mudah saja. Ga perlu mensiagakan satgas di titik-titik tertentu, coba lihat video berikut ini:

Monday, January 2, 2012

Downgrade BBM

Karena tergiur dengan tawaran upgrade ke BBM6 oleh AppWorld, saya akhirnya menyesal. Akibatnya, aplikasi BBM tidak seresponsif (baca: lemot) seperti menggunakan versi sebelumnya, yaitu BBM5. Forum berryindo.com menulis penyebab BBM6 lemot karena penggunaan memori yang lebih besar daripada BBM5. Menurut saya sih, bukan penggunaan memori yang besar. Di handset saya (tipe Javelin 8900), setelah install BBM6, masih ada free memory sekitar 55 - 61 MB, sepertinya angka ini hampir sama seperti ketika saya masih menggunakan BBM5.

Menurut saya BBM6 ini lebih banyak utilize CPU, sehingga CPU lebih sibuk untuk melayani aplikasi BBM6 ini, jadinya handset menjadi lebih lemot.

Saking kesal dengan kelemotan BBM6 ini, saya nekad melakukan downgrade sendiri BBM ini. Tadinya mau bawa ke toko handphone di Roxy, tp krn uda saking kesalnya, saya manfaatkan jam makan siang di kantor untuk mendowngrade BBM. Saya pikir kalaupun gagal ya sudah nanti sore baru dibawa ke Roxy, setidaknya saya mencoba dulu. Saya dapat link untuk mendownload BBM5 di sini, yaitu versi 5.0.3.22, sepertinya versi ini sudah cukup stabil.

Langkah-langkah nya adalah sebagai berikut:

  1. Delete aplikasi BBM (bisa melalui AppWorld, atau melalui menu Settings)
  2. Download aplikasi BBM5 di link yang sudah saya berikan di atas.
  3. Install BBM5 tersebut, berdoa saja supaya instalasi tidak terputus di tengah jalan karena corrupt atau hal lain.
  4. Restart handset
  5. Masuk ke BBM, mestinya semua contacts yang ada tidak hilang, tapi untuk group kemungkinan harus minta di-invite ulang.
  6. BBM5 sudah dapat digunakan.

2012

“Tahun baru, semangat baru”, kata-kata ini sering diucapkan saat memasuki tahun yang baru. Namun saya punya pemikiran lain setiap memasuki tahun yang baru. Masuk tahun yang baru berarti umur seseorang akan makin bertambah tua, dan sisa hidup di dunia ini semakin sedikit. Memang benar kata orang tua dulu, saat kita semakin tua, kita akan makin sadar, bahwa hidup ini begitu singkat, dan ketika mencapai umur tertentu, masih mempunyai tubuh yang sehat saja kita sudah harus bersyukur.

Pagi tadi saya bertanya ke istri saya, harapan apa untuk di tahun yang baru ini? Dia menjawab ingin ini ingin itu, lalu dia bertanya balik ke saya, apa harapan saya? Saya cuma menjawab, saya cuma punya satu harapan, yaitu bisa melihatmu sembuh.